Kab.Bandung, Parahiangannews— Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mendorong langkah konkret pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan pembangunan dan aktivitas tambang di kawasan rawan bencana.
Hal ini disampaikan Humaira menanggapi peristiwa tanah longsor yang terjadi di kawasan Sungapan, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/10/2025).
Menurut Humaira, wilayah Bandung Selatan memiliki kondisi geografis yang rentan terhadap longsor karena berada di area perbukitan dengan curah hujan tinggi.
Ia menilai, pengawasan terhadap aktivitas pembangunan dan pertambangan harus diperketat untuk mencegah kerusakan lingkungan yang bisa berujung pada bencana.
“Saya turut prihatin atas kejadian longsor di Sungapan. Pemerintah daerah harus lebih tegas memastikan setiap kegiatan pembangunan dan penambangan di wilayah perbukitan memperhatikan aspek keselamatan lingkungan dan masyarakat,” ujar Humaira di Bandung, Sabtu (2/11/2025).
Beberapa waktu terakhir, aparat kepolisian juga mengungkap adanya aktivitas tambang ilegal di kawasan Gunung Sungapan yang diduga menjadi salah satu faktor yang memperlemah struktur tanah di sekitar area tersebut. Aktivitas galian tanah berbatu tanpa izin ini sempat beroperasi selama beberapa bulan sebelum akhirnya ditutup oleh pihak kepolisian.
“Jika benar kawasan tersebut merupakan bekas tambang ilegal, ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Penegakan hukum dan pengawasan harus berjalan seiring, agar aktivitas tanpa izin seperti ini tidak terulang dan membahayakan keselamatan warga,” tegas Humaira.
Selain penegakan aturan, Humaira menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat sekitar. Ia berharap pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi lintas sektor antara dinas lingkungan hidup, ESDM, serta BPBD untuk menekan potensi bencana serupa di masa mendatang.
“Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam upaya mitigasi. Pemerintah bisa memperkuat program edukasi kebencanaan di tingkat desa, agar warga tahu apa yang harus dilakukan ketika potensi longsor muncul,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat II, Humaira menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada keselamatan manusia serta kelestarian alam.
“Kita semua ingin wilayah Bandung Selatan terus berkembang, tapi pembangunan harus berpijak pada prinsip keberlanjutan. Jangan sampai pembangunan atau penambangan justru menjadi ancaman bagi warga dan lingkungan,” tutupnya.**













