Kab.Bandung, Parahiangannews – Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir langsung pada kegiatan peningkatan Capacity Building yang diinisiasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung beserta pengurus, Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) dan anggota yang digelar di Grand Cahaya Hotel Pangandaran, Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan yang diikuti ratusan kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bandung untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta meningkatkan kinerja, kemampuan adaptasi, kerja sama, dan integritas, serta mempersiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Saat itu, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, didampingi Dandim 0628/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung Supardian turut menyampaikan arahan dan paparan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran Dandim 0624/Kabupaten Bandung ini sudah ada perintah dari Panglima bahwa Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus segera terealisasi.
Kang DS memberikan arahan kepada ratusan kepala desa dan lurah se-Kabupaten Bandung, terkait dengan program KDKMP, Makan Bergizi Gratis atau MBG, dan Sekolah Rakyat. Di Kabupaten Bandung sebanyak 270 desa dan 10 kelurahan terkait pembentukan program Koperasi Merah Putih (KMP) dalam rangka meningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan.
Usai memberikan arahan, Bupati Dadang Supriatna mengatakan bahwa pada tahun 2026 mendatang, seluruh KDMP dan KKMP se-Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung harus sudah selesai dibangun.
“Maka berdasarkan Inpres No 17 tahun 2025 tugas Kepala Daerah, termasuk Gubernur, Wali Kota, termasuk Bupati di antaranya memfasilitasi, mengawal dan langsung melaksanakan koordinasi dengan para kepala desa,” kata Kang DS.
Bupati Bandung menyebutkan setelah mengadakan koordinasi dengan para kepala desa, dari 270 desa di Kabupaten Bandung, sementara yang sudah entri data sebanyak 204 desa.
“Dari 204 desa yang sudah entri data itu ternyata ada tiga klasifikasi. Sebanyak 118 desa sudah memiliki tanah carik, dan sesuai dengan kebutuhan KDMP. Sehingga ini bisa langsung dieksekusi dan disampaikan. Dan ada 62 desa tanah cariknya tidak sesuai dengan peruntukan KDMP,” tuturnya.
Maka, Kang DS memerintahkan para kepala desa untuk segera melakukan Musdes atau Musyawarah Desa.
“Untuk dilakukan ruislag kebutuhan kantor KDMP atau gerai dengan menggunakan lahan yang sudah ada dengan pola ruislag. Tapi sebelumnya hasil musyawarah desa,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Bupati Bedas, ada 26 desa tidak mempunyai tanah carik. Untuk itu, Kang DS mempersilahkan kepada para kepala desa untuk mencari lokasi.
“Pemerintah daerah akan membantu melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun 2026 yang nantinya akan diberikan melalui program ADPD (Alokasi Dana Perimbangan Desa). Yang salah satu persyaratannya adalah bisa digunakan untuk pembelian lahan untuk kantor KDMP maupun gerai,” ujarnya.
Sementara itu, lanjutnya, untuk 10 kelurahan di Kabupaten Bandung, 6 kelurahan di antaranya sudah siap lokasi atau lahan untuk Kantor KDMP dan gerai. Untuk 2 kelurahan akan disiapkan di PSU (Prasarana Sarana Utilitas), khususnya di Kelurahan Cibeunying dan Kelurahan Padasuka dan 2 kelurahan lainnya akan dianggarkan di tahun 2026.
“Kami sudah berbicara dengan Pak Dandim, Kabupaten Bandung pada tahun 2026 siap membangun pergudangan dan gerai KDKMP,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengungkapkan alhamdulillah dan bersyukur diundang oleh Bupati Bandung untuk memberikan arahan kepada para kepada desa dalam kegiatan peningkatan capacity building.
“Pada momen ini Pak Bupati sangat mendukung kegiatan percepatan pembangunan pergudangan dan gerai KDKMP. Tentunya ini menjadi suatu keyakinan bagi saya dan Kodim yang diperintahkan dari atas untuk sebagai penggerak di lapangan dalam pembangunan pergudangan dan gerai KDKMP,” tuturnya.
Dengan sinergi ini, katanya, Bupati Bandung untuk siap menyediakan lahan dan Kodim siap segera melaksanakan pembangunan pergudangan dan gerai.
“Sehingga harapan Pak Bupati, termasuk saya sendiri sebagai Komandan Kodim, Kabupaten Bandung akan menjadi Kabupaten tercepat di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Sesuai dengan Instruksi Presiden, katanya, pembangunan pergudangan dan gerai KDKMP yang mencapai sekitar 80.000 harus sudah terealisasi pada Maret 2026 mendatang.
“Kita mohon doanya, semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar, aman, dan semuanya dapat terealisasi sesuai dengan waktu yang direncanakan sebelumnya,” harapnya.
Pada kesempatan itu, jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Bandung yang hadir, yakni Kepala Dinas Pendidikan Asep Kusumah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dindin Syahidin, Kepala Satpol PP Uwais Qorni, Kepala Diskominfo Teguh Purwayadi, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Yana Rosmiana dan jajaran OPD Kabupaten Bandung lainnya. Selain itu Ketua APDESI Kabupaten Bandung Dedy M. Bram, dan para pengurus APDESI Kabupaten Bandung serta ratusan kepala desa dan lurah di Kabupaten Bandung.**













