TNI - Polri

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118

×

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118

Sebarkan artikel ini

Kab.Bandung, Parahiangannews- Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., menghadiri kegiatan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Lahir Pancasila dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapang Upakarti Pemerintahan Kab. Bandung, Jl. Raya Alfathu KM 17 Ds Pamekaran Kec. Soreang Kab. Bandung, Senin(1/6/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Anggota DPR RI Fraksi PKB Bpk H. Asep Romi Romaya. SE, Ketua DPRD Kab Bandung diwakili Wakil Ketua II DPRD Kab. Bandung H. Thony Fathony Muhammad, S.Ag., Bupati Bandung Dr. H. M Dadang Supriatna S.Ip.,M.Si, Kapolresta Bandung diwakili Kapolsek Soreang Kompol Hoeng Hoeruman.SH.,MH., Dandim 0624/Kab Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., Danlanud Sulaiman diwakili Dansathanlan Mayor Lek Sungadi, Korwil Bin Wil Kabupaten Bandung diwakili Tedi Gunawan, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Sekda Kab. Bandung Cakra Amiyana., ST., MM, dan tamu undangan lainnya.

Adapun pejabat upacara antara lain Inspektur Upacara Bupati Bandung, Dr.H.M.Dadang Supriatna S.Ip.,M.Si, Komandan Upacara Danramil 2408/ Ciparay Kapten Inf Deni Iman Firdaus.SH., dan Perwira Upacara Pasi Pers Dim 0624 /Kab Bdg Kapten Arm Giyar Mantoro S.Ip.

Tema dalam Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yaitu “pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”,

Dalam sambutannya Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan,
Akhir-akhir ini, perubahan di tengah kehidupan masyarakat terjadi begitu cepat. Perkembangan teknologi melaju sangat pesat, arus informasi bergerak tanpa batas, dan media sosial kerap menjadi ruang yang menghadirkan berbagai pandangan, bahkan memunculkan perpecahan, hoaks hingga intoleransi. Di sisi lain, tantangan ekonomi global, perubahan iklim, persoalan lingkungan, hingga dinamika sosial juga menuntut kita untuk semakin tangguh. Tantangan bangsa hari ini bukan lagi tentang penjajahan, melainkan bagaimana menjaga persatuan, serta memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di masyarakat. Karenanya, peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila sangat relevan untuk kita maknai bersama. Kita
diingatkan bahwa Bangsa Indonesia dibangun di atas semangat persatuan dan tekad untuk bangkit menghadapi setiap tantangan zaman.

Masih menurut Bupati Dadang Supriatna, Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, merupakan pengingat bahwa Bangsa Indonesia pernah Bangkit dari keterpurukan melalui persatuan, pendidikan, dan kesadaran kolektif untuk memperjuangkan martabat bangsa. Berdirinya organisasi Boedi Oetomo tahun 1908 menjadi tonggak penting lahirnya kesadaran Kebangsaan Indonesia.

Dari sanalah semangat perjuangan mulai bergerak dari perlawanan yang bersifat kedaerahan menuju perjuangan yang lebih terorganisasi, berlandaskan ilmu pengetahuan, dan cita-cita kemerdekaan, imbuhnya.

Sambung Bupati, tema Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 yaitu “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Ini mengartikan bahwa menjaga masa depan bangsa berarti menjaga generasi mudanya. menyiapkan sdm yang sehat, cerdas dan berkarakter adalah bagian penting dari menjaga kedaulatan bangsa.

Pemerintah Kabupaten Bandung berupaya menerjemahkan semangat Kebangkitan tersebut melalui berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas Sdm. Mulai dari penguatan layanan pendidikan, peningkatan fasilitas kesehatan, penanganan stunting, pengembangan ekonomi masyarakat, hingga pemberdayaan generasi muda.

Kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik saja, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat, termasuk generasi muda yang agamis, berbudaya dan berdaya saing.

Ditambahkannya, tepat pada hari ini tanggal 1 Juni 2026, kita memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila merupakan nilai luhur yang harus hidup dalam tindakan dan kebijakan kita sehari-hari. Pancasila adalah rumah besar kebangsaan yang mempersatukan keberagaman Suku, Agama, Budaya dan Golongan di negeri ini.

Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, ini sangat relevan dengan kondisi bangsa dan dunia saat ini. Di tengah berbagai rantangan global, konflik, dan polarisasi, Indonesia harus tetap hadir sebagai bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, gotong royong, dan Kemanusiaan.

Kita memiliki kekuatan besar dalam menjaga nilai-nilai pancasila melalui budaya gotong Royong masyarakatnya, kehidupan religius yang harmonis, serta semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus memperkuat pendidikan karakter melalui kebijakan Muatan Lokal yang menjadi ciri khas daerah kita. Muatan Lokal di Kabupaten Bandung meliputi tiga pilar utama, yaitu Pendidikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda, Serta Pendidikan Mengaji dan Menghafal Al-qur’an, ungkap Kang DS.

Melalui kebijakan ini, kita ingin memastikan bahwa anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cinta tanah air, memahami nilai-nilai kebangsaan, berakhlakul karimah, serta tetap menjaga budaya dan kearifan lokal Sunda sebagai Identitas Daerah.

Program ini juga menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, santun, dan memiliki pondasi moral yang kuat di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi digital saat Ini.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional
dan Hari Lahir Pancasila ini, Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk terus memperkuat semangat persatuan. Jangan mudah terpecah oleh perbedaan, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan, dan jangan pernah lelah mencintai Bangsa dan daerah kita sendiri, pungkasnya**

Example 120x600

You cannot copy content of this page