Kabupaten Bandung, Parahiangannews- Dalam rangka evaluasi dan pendampingan berkelanjutan, 13 peserta program kolaborasi PT Paragon dan Rumah Zakat untuk Desa Rancakasumba mengikuti pertemuan rutin yang diselenggarakan di rumah salah satu peserta program yang menjalankan usaha kopi bubuk. Kegiatan ini menjadi ajang diskusi dan laporan perkembangan usaha masing-masing peserta serta realisasi bantuan modal usaha yang telah diterima.
Pertemuan ini dihadiri secara lengkap oleh seluruh peserta program. Dalam sesi laporan perkembangan usaha, masing-masing peserta berbagi pengalaman dalam mengelola usaha mereka setelah mendapatkan pendampingan serta dukungan modal dari program ini. Beberapa peserta melaporkan peningkatan produksi dan penjualan, sementara yang lain masih menghadapi tantangan dalam pemasaran dan distribusi produk.
Selain itu, realisasi bantuan modal usaha juga menjadi topik utama dalam diskusi. Para peserta menguraikan bagaimana bantuan tersebut digunakan untuk mengembangkan bisnis mereka, baik dalam bentuk pembelian bahan baku, peningkatan kapasitas produksi, maupun penguatan strategi pemasaran digital. Dengan adanya pendampingan intensif, diharapkan seluruh peserta dapat mengoptimalkan bantuan ini untuk mencapai kemandirian usaha yang lebih baik.
Pertemuan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk saling berbagi motivasi dan strategi menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha. Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari PT Paragon serta Rumah Zakat, program ini terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi para peserta program agar dapat lebih berdaya dan mandiri.
Kegiatan pendampingan ini akan terus dilaksanakan secara berkala hingga program ini berakhir pada Februari 2025. Diharapkan dengan adanya evaluasi rutin, peserta dapat terus berkembang dan semakin siap menghadapi dunia usaha dengan strategi yang lebih matang.
Sumber : Fasilitator Rumah Zakat Desa Rancakasumba Imas.













