Kab.Bandung, Parahiangannews – Pasca kejadian bencana longsor atau pergerakan tanah di Desa Nagreg Kendan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung telah melaksanakan rapat koordinasi di Kantor Camat Nagreg, Jumat (23/5/2025) pukul 14.00 WIB.
Jajaran Forkopimda itu yakni perwakilan Polresta Bandung, Kodim 0624/Kabupaten Bandung. Selain itu jajaran OPD Kabupaten Bandung, Kepala Dispakan, perwakilan Dinsos, Disperkimtan, DPUTR, Dinkes, DLH, Disdamkar, SatPol PP, DPMD, Forkopimcam Nagreg, dan Kades Nagreg Kendan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama yang memimpin rapat koordinasi itu, mengatakan, pelaksanaan rapat ini untuk menindak lanjuti surat hasil kajian/tanggapan dari Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM RI.
“Dari kesimpulan rapat koordinasi itu, warga di lokasi kejadian longsor harus direlokasi. Lokasi longsor masih kemungkinan terjadi longsor susulan,” kata Uka Suska.
Sambil menunggu lokasi relokasi, kata Uka Suska, kades akan mengajukan uang sewa rumah. Berharap, tebing yang longsor untuk penguatan harus di tanami pohon.
“Kantor Desa, Pustu harus di relokasi dan Kades masih mencari lokasi untuk selanjutnya dilaporkan ke Pemkab Bandung,” katanya.**













