Kab.Bandung, Parahiangannews- Nadhlatul Ulama (NU) Ranting Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung menggelar kegiatan gebyar Muharram 1447 Hijriyah tingkat Kecamatan Majalaya yang dilaksanakan di Gedung Budaya Desa Wangisagara.
Kegiatan gebyar Muharram 1447 Hijriyah yang diinisiasi oleh NU Ranting Desa Wangisagara dilaksanakan selama 2 hari yaitu hari Sabtu tanggal 12 Juli 2025 sampai hari Minggu tanggal 13 Juli 2025.
Dalam kegiatan tersebut ada 2 perlombaan yaitu Mahalul Qiyam dan Paduan Suara dimana jumlah peserta seluruhnya ada 44 grup atau sekitar 500 orang.
Adapun tema yang diusung dalam kegiatan Gebyar Muharram 1447 Hijriyah NU Ranting Desa Wangisagara adalah “Dengan Al QUR’AN Hidup Akan TERARAH, Dengan ILMU Hidup Akan MUDAH, Dengan SENI Hidup Akan Terasa Indah”
Pelaksanaan Gebyar Muharram 1447 H, NU Ranting Desa Wangisagara dibuka langsung oleh Camat Majalaya Gugum Gumilar, S.STP., M.Si., yang didampingi oleh Kades Wangisagara Enjang Gandi, dan Rais Syuriah NU Ranting Desa Wangisagara Ustadz Apip Syamsul Arif, S.Pd.I., serta ketua panitia kegiatan Ustadz Yayan Kurniawan, S.Pd.I., beserta jajaran, Sabtu(12/7/2025).
“Kegiatan gebyar Muharram NU Ranting Desa Wangisagara ini dilaksanakan yang keempat kalinya dan merupakan program jangka panjang dari NU Ranting Desa Wangisagara, jadi setiap menyambut bulan Muharram suka melaksanakan kegiatan gebyar Muharram”, tutur ketua panitia kegiatan, Ustadz Yayan Kurniawan, S.Pd.I., kepada media, Minggu(13/7/2025).
Alhamdulillah untuk kegiatan gebyar Muharram tahun ini kita melaksanakannya tingkat Kecamatan Majalaya. Dimana tahun tahun sebelumnya, kita melaksanakan kegiatan itu skupnya se Desa Wangisagara, kata Ustadz Yayan.
Lebih lanjut Ustadz Yayan Mengatakan, gebyar Muharram ini adalah tingkat Kecamatan, jadi majelis majelis taklim yang berada di tingkat Kecamatan Majalaya. Kita tidak membatasi jumlah peserta, tidak ada perwakilan satu desa satu majelis taklim, tetapi terbuka untuk seluruh majelis taklim yang berada di wilayah Kecamatan Majalaya.
Tidak itu saja lanjutnya, antusias masyarakat atau peserta juga lumayan bagus, jadi kualitas dari masing masing majelis taklim untuk tahun ini lumayan meningkat, dimana peserta yang mengikuti lomba Mahalul Qiyam ada 21 majelis taklim dan untuk lomba paduan suara diikuti oleh 23 majelis taklim.
Diakhir ketua panitia kegiatan gebyar Muharram 1447 Hijriyah NU Ranting Desa Wangisagara berharap kedepannya, “Insya Allah, mudah mudahan kalau hari ini, kita bisa melaksanakan dengan sukses. Tidak menutup kemungkinan, tahun depan kita akan melaksanakan kegiatan perlombaan dengan jenis lomba yang lebih banyak lagi serta lebih meriah lagi, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Yayan Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada kepala desa wangisagara beserta seluruh aparaturnya yang selalu terus mendukung penuh dan mensuport kegiatan baik secara materil dan spirutualnya, serta curahan dan dukungannnya. Selain itu, saya ucapkan juga kepada Camat Majalaya yang telah membuka kegiatan ini pada hari kemarin. Dan saya ucapkan terimakasih dan banggakan kepada pengurus NU Ranting Desa Wangisagara serta jajaran panitia, ucapnya.
Sementara itu, Rais Syuriah NU Ranting Desa Wangisagara Ustadz Apip Syamsul Arif, S.Pd.I., sangat mengapresiasi sekali kegiatan gebyar Muharram NU Ranting Desa Wangisagara yang begitu meriah sekali, dimana para pesertanya bukan hanya se desa tapi se Kecamatan Majalaya.
“Ini yang patut kita apresiasi bersama”, ucapnya.
“Mudah mudahan kegiatan ini di tahun depan bisa lebih meriah lagi baik itu jumlah lomba nya maupun jumlah pesertanya”, imbuh Ustadz Apip***













