Ragam

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Ibun Agi Sujana Sebut Pembangunan Dam Parit Bisa Meningkatkan Indeks Pertanaman dan Meningkatkan Produktivitas Pertanian

×

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Ibun Agi Sujana Sebut Pembangunan Dam Parit Bisa Meningkatkan Indeks Pertanaman dan Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Sebarkan artikel ini

Kab.Bandung, Parahiangannews- Kelompok Tani Pasir Huni Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan oftimalisasi lahan sawah melalui program pembangunan dam parit.

“Alhamdulillah pada tahun 2025 ini Kelompok Tani Pasir Huni Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pertanian Republik Indonesia yaitu pembangunan dam parit”, tutur Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Ibun, Agi Sujana, S.P., kepada media, Rabu(10/12/2025)

Dalam pelaksanaan pembangunan dam parit di Desa Laksana di laksanakan secara swakelola oleh seluruh anggota Kelompok Tani Pasir Huni, jelasnya.

Lebih lanjut Agi Sujana menjelaskan bahwa pembangunan dam parit adalah teknologi konservasi air berupa bendungan kecil di parit atau sungai kecil untuk menampung air hujan, meningkatkan tinggi muka air, dan mengendalikan aliran agar bisa mengairi sawah, mencegah erosi, serta menyediakan air saat kemarau.

Diungkapkannya, adapun tujuan dari pembangunan dam parit oleh Kelompok Tani Pasir Huni adalah mendukung program Pemerintah Pusat yaitu program ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan mendukung index pertanaman (IP) lebih tinggi dari IP 1 menjadi IP 2 atau IP 3, dalam artian selama ini masa tanamnya dalam 1 tahun itu 1 kali.

Mudah mudahan dengan adanya pembangunan damparit itu dalam 1 tahun bisa masa tanamnya 2 atau 3 kali, ujarnya.

Kita akui, bahwa selama ini anggota kelompok tani Pasir Huni melaksanakan penanaman padi itu dalam 1 tahun 1 kali. Jadi mereka (anggota kelompok tani) kalau melaksanakan penanaman padi itu disaat musim hujan saja, kalau musim kemarau tidak melaksanakannya, mengingat diwilayah tersebut merupakan wilayah yang tada hujan.

Jadi dengan adanya pembangunan damparit di Desa Laksana itu sangat membantu sekali bagi para petani dalam mengatasi kekeringan, terutama dalam pelaksanaan masa tanam dari 1 kali bisa menjadi 2 kali atau 3 kali masa tanam, dimana luas areal pertanian yang dikelola oleh Kelompok Tani Pasir Huni lebih kurang 23 hektare bisa terairi, imbuh Agi.

“Dengan masa tanam dalam satu tahun bisa 2 kali atau 3 kali, secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas hasil pertanian para petani sehingga akan bermuara kepada peningkatan perekonomian / kesejahteraan para petani itu sendiri” ucapnya.

Sementara itu salah satu Pengurus Kelompok Tani Pasir Huni Desa Laksana Iwan Setiawan menghaturkan terimakasih kepada Kementrian Pertanian Republik Indonesia yang telah memberikan bantuan berupa pembangunan damparit kepada kelompok tani Pasir Huni.

Selain itu dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, Kadis Pertanian Kabupaten Bandung beserta jajaran, serta Koordinator Pertanian Kecamatan Ibun yang terus menerus membina para petani di Kecamatan ibun khususnya para petani yang tergabung dalam kelompok tani Pasir Huni.

Semoga dengan adanya pembangunan damparit masa tanam / masa panen padi bisa 2 atau 3 kali dalam satu tahun. Dan semoga para petani yang tergabung dalam kelompok tani Pasir Huni bisa semakin sejahtera, pungkasnya***

Example 120x600

You cannot copy content of this page