Kab Bandung, Parahiangannews-
Dandim 0624/Kabupaten Bandung
Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int,
menghadiri kegiatan Penerimaan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX T.A 2026 Lemhanas RI, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Komplek Pemda Kab. Bandung, Jl. Raya Al-Fathu Km. 17 Desa Pamekaran Kec. Soreang Kab. Bandung, Senin(9/3/2026).
Kegiatan tersebut nampak hadir dari Kolonel Inf Roy Hansen Jongguran Sinaga beserta Jajaran, Kombes Pol Komaruddin, Alan Christian Singkali, Kombes Pol A. Ary Purwanto, Kombes Pol Aman Guntoro, Kombes Pol Bambang Hermanto, Kolonel Tek Dedy Cahyadi, Dr. Bambang Setiawan, Pembina Tk Dr. Donny Bayu Sukarno, Pembina Tk 1 Jimmi Nugraha, Kombes Pol Rudy Purnomo, Kolonel Inf Thomas Heru Rinawan, Kolonel Caj Yadi Nurfendi, Wakil Bupati Bandung, Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Wakapolresta Bandung, Sekda Kabupaten Bandung beserta para Asisten dan Kadis Pertanian Kabupaten Bandung.
Sambutan Gubernur lemhannas RI yang di bacakan Kolonel Inf Roy Hansen Jongguran Sinaga.S.Sos mengucapkan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah kabupaten yang telah memberikan kesempatan dan menerima rombongan studi strategis dalam negeri Tahun Anggaran 2026.
Pemantapan pimpinan nasional merupakan program tingkat nasional yang bermoral berwawasan kebangsaan berpikir strategis dan trampil dalam memecahkan masalah pada lingkup nasional regional dan global, jelasnya.
Masih menurut Kolonel Inf Roy Hansen Jongguran Sinaga, selama 5 bulan dengan komposisi peserta terdiri dari TNI Polri aparatur sipil negara Non Aparatur Negara kita adalah sahabat dari Australia Singapura Malaysia Kamboja Timor Leste dan India yang ikut negara asing.
Salah satu kegiatan utama tempat kunjungan studi strategi peningkatan kemampuan analisis terhadap berbagai permasalahan di daerah ditinjau dari aspek astagatra, yaitu geografi, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan, ungkapnya.
Kolonel Inf Roy Hansen Jongguran Sinaga mengatakan, “program ini memiliki relevansi yang kuat dengan visi pembangunan nasional yang tertuang dalam nawacita yang dihasilkan oleh program ini diharapkan mampu mengimplementasikan cita-cita tersebut dalam berbagai lingkup baik nasional maupun Global untuk mencapai tujuan pembangunan pemimpin tidak dapat bekerja sendiri pemimpin yang efektif di era sekarang dalam model ini menuntut kolaborasi yang dari berbagai pihak para pemimpin masa depan.
Kegiatan ini diharapkan memperoleh wawasan serta pengalaman yang lebih komprehensif baik secara teoritis maupun cara praktek sadar mengerti dan memahami krisis yang dihadapi baik dalam skala daerah nasional, pungkasnya.
Penyampaian jawaban terkait situasi keamanan Lahan lahan pertanian oleh Dandim 0624/Kab Bandung, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int, yang mengatakan, ” Wilayah Kab Bandung secara umum masih kondusif, kasus penguasaan lahan oleh Ormas terhitung sedikit dan sudah tidak ada, kemarin ada permasalahan tanah PTPN sudah selesai, tidak ada pihak PTPN untuk membuka lahan bahan Pertanian yang mendesak. Tidak di temukan monopoli penguasaan kebutuhan pangan***













