Kab.Bandung, Parahiangannews- Camat Kertasari Sandi Apriatna hadir di tengah-tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan maupun dalam kondisi darurat lingkungan yang disebabkan oleh perubahan cuaca ekstrem.
Pada hari Kamis (2/4/2026), Camat Kertasari dengan sejumlah unsur melaksanakan penanaman pohon di kawasan Kertasari. Dengan harapan gerakan aksi penanaman pohon ini dapat memperbaiki kondisi lingkungan yang sebelumnya kritis menjadi kawasan hijau dan asri.
Camat Sandi juga berharap dari aksi penanaman pohon itu tidak sebatas seremonial, melainkan harus ada tindaklanjuti mulai dari pemeliharaan berbagai pohon tersebut.
“Dengan harapan pohon bisa tumbuh besar dan memberikan nilai manfaat bagi lingkungan. Termasuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” harap Sandi.
Namun usai melaksanakan gerakan penanaman pohon, tak diperkirakan sebelumnya telah terjadi turun hujan deras di wilayah Kecamatan Kertasari dan sekitarnya.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan terjadi pergerakan tanah. Mulai dari tebing yang longsor hingga berdampak pada permukiman warga.
“Akibat turun hujan itu pula menyebabkan aliran airnya membawa material tanah atau lumpur hingga menutupi ruas jalan di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari,” katanya.
Camat Sandi pun turut memberikan apresiasi terhadap sejumlah unsur mulai jajaran Forkopimcam Kertasari, pemerintah desa setempat maupun masyarakat sekitar yang sama-sama turun ke lokasi untuk membersihkan sisa endapan lumpur pasca turun hujan sebelumnya pada Jumat (3/4/2026).
“Mereka berjibaku membersihkan endapan lumpur di ruas Jalan Cibeureum. Dengan harapan lalulintas kendaraan kembali normal,” ujarnya.
Selain membersihkan endapan lumpur, Camat Kertasari memimpin langsung warga yang membersihkan drainase dari tumpukan sampah yang berpotensi menyumbat aliran air tersebut.
“Warga pun sampai turun ke gorong-gorong untuk membersihkan endapan sampah yang menyumbat aliran air,” katanya.
Camat Sandi mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang sama-sama bersinergi dalam upaya penanggulangan pascabanjir lumpur di Desa Cibeureum.
“Berharap kejadian serupa tidak terulang. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi perubahan cuaca, terutama disaat turun hujan deras,” katanya.**













