Pemerintahan

Wujud Nyata Disdukcapil Kabupaten Bandung Kelola Sampah Jadi Pupuk Organik

×

Wujud Nyata Disdukcapil Kabupaten Bandung Kelola Sampah Jadi Pupuk Organik

Sebarkan artikel ini

Kab.Bandung, Parahiangannews- Para pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung melaksanakan upaya optimalisasi pengelolaan sampah organik maupun anorganik yang dihasilkan di lingkungan kerjanya.

Langkah ini dilakukan Disdukcapil Kabupaten Bandung sejak beberapa bulan silam untuk menjawab isu atau persoalan darurat pengelolaan sampah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Soreang.

Saat ini, di Kabupaten Bandung sedang dihadapkan pada persoalan sampah, setelah ada pembatasan volume pengiriman sampah ke TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat.

“Saat ini, sampah organik maupun sampah anorganik yang dihasilkan di lingkungan kantor, baik di dalam maupun di luar kantor dilakukan pemilahan ulang. Yaitu dengan menerapkan pilah, pilih dan olah sampah dengan konsep ramah lingkungan,” tutur Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung H. Tata Irawan di Soreang, Senin (6/4/2026).

Langkah nyata yang dilakukan para pegawai Disdukcapil Kabupaten Bandung ini sudah dilaksanakan pada bulan November 2025 lalu.

“Dari sampah organik yang dihasilkan itu kemudian dilakukan pengolahan untuk dijadikan pupuk organik setelah melewati proses pengomposan. Insya Allah dalam waktu dekat ini atau besok Selasa (7/4/2026) akan dilakukan panen pupuk organik setelah dilakukan proses pengomposan sejak November 2025. Pupuk organik yang dihasilkan ini, nantinya bisa digunakan untuk campuran media tanam untuk menyuburkan tanaman,” tuturnya.

Tata Irawan mengatakan dengan adanya program pengolahan sampah organik yang kemudian didaur ulang menjadi pupuk organik ini, sehingga sampah tidak dibuang ke luar.

“Sampah organik diolah hingga tuntas di lingkungan kantor. Begitu pula sampah anorganik dilakukan pengolahan dan pemilahan, untuk kemudian dilakukan penanganan sampah sampai tuntas di lingkungan kantor,” ujarnya.

Tata Irawan berharap pengelolaan atau pengolahan sampah bisa dilaksanakan secara berkesinambungan, sebagai bagian dari edukasi terkait persoalan lingkungan. Pengelolaan sampah di lingkungan kantor ini untuk membangun kesadaran para pegawai bahwa sampah organik dan anorganik bisa dikelola secara bijak untuk memberikan nilai manfaat bagi lingkungan.

“Sampah adalah persoalan kita bersama. Penanganan dan pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun perseorangan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jadilah kita pahlawan bagi lingkungan,” ungkapnya.**

Example 120x600

You cannot copy content of this page