Kab.Bandung, Parahiangannews- Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, bergerak cepat memverifikasi data Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan turun langsung ke lapangan. Sebanyak 60 Kepala Penerima Manfaat (KPM) menjadi sasaran peninjauan yang dilakukan secara bertahap sejak 30 Maret 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sukamaju, Acep Handana, bersama jajaran pemerintah desa, unsur kesejahteraan rakyat (Kesra), serta para kepala dusun. Peninjauan dilakukan setiap hari hingga seluruh data dinyatakan valid dan tuntas.
Acep menegaskan, langkah ini dilakukan untuk memastikan akurasi data penerima bantuan yang sebelumnya dihimpun oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkimtan). Ia ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Harapan kami, data yang sudah dicantumkan oleh Disperkimtan ini bisa segera direalisasikan.
Apalagi dengan kondisi cuaca saat ini, banyak rumah warga yang kondisinya semakin memprihatinkan, bahkan ada yang sudah roboh,” ujar Acep saat ditemui di Kantor Desa Sukamaju, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, jumlah 60 unit rumah tidak layak huni di Desa Sukamaju merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Ia mendorong agar minimal 50 persen dari total penerima manfaat dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, Acep juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya kepada Pak Bupati, atas upaya pendataan yang dinilai semakin ketat dan komprehensif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah melakukan pendataan secara menyeluruh. Data ini sebenarnya sudah ada sejak tahun-tahun sebelumnya, namun kini diperkuat kembali oleh Disperkimtan.
Mudah-mudahan beliau selalu sehat, tetap semangat, dan terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Pemerintah desa berharap, percepatan realisasi program Rutilahu dapat menjadi solusi konkret bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.**













