Kab.Bandung, Parahiangannews- Desa Citaman terus menunjukkan taringnya sebagai salah satu desa paling progresif di Kecamatan Nagreg. Di bawah komando Pemerintah Desa yang solid, wilayah ini kini tengah menjalankan transformasi besar-besaran yang mengintegrasikan pembangunan fisik jalan dengan penguatan kesejahteraan sosial melalui berbagai inovasi gerakan.
Infrastruktur: Merayap Pasti Tanpa Henti
Dengan luas wilayah dan bentang jalan yang melampaui rata-rata desa lain di wilayah Nagreg, Desa Citaman mengambil langkah “merayap pasti”. Tak ada hari tanpa progres fisik; bahkan hari ini, pengerjaan jalan terus dilakukan, termasuk penuntasan akses sepanjang 300 meter yang menjadi bagian dari penyambungan konektivitas antarwilayah desa.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa mobilitas warga dan distribusi produk UMKM yang tengah berkembang masif di desa tersebut tidak terhambat oleh kendala aksesibilitas.
Gerentes Hate & Gerakan Ngalongok: Pelayanan dari Hati
Pembangunan di Citaman tidak hanya soal beton dan aspal. Perlindungan sosial menjadi ruh utama melalui inovasi “Gerentes Hate”. Program ini berfungsi sebagai wadah Public Hearing bagi warga untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasi secara langsung kepada pemerintah desa.
Hasil dari pendengaran aspirasi tersebut kemudian ditindaklanjuti secara nyata melalui “Gerakan Ngalongok Warga”. Gerakan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan aksi sinergis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Poned, Muspika, hingga stakeholder internal desa. Setiap kunjungan langsung membawa solusi konkret di tempat bagi warga yang membutuhkan penanganan kesehatan, pendidikan, maupun bantuan sosial.
Sinergitas Tanpa Batas
Kecepatan pembangunan di Desa Citaman diakui sebagai hasil dari kekompakan perangkat desa yang luar biasa. Sinergi antara Pemerintah Desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD)—termasuk LPM, MUI, TP-PKK, dan Puskesos—menjadi mesin penggerak utama.
“Pelayanan kami tidak hanya terbatas kepada warga semata, tetapi juga terhadap birokrasi yang menopang dukungan pembiayaan pemerintah,” ujar pihak Pemerintah Desa Citaman.
Dukungan ini semakin kuat dengan adanya keterlibatan pihak akademisi dari universitas yang menyajikan kajian-kajian strategis dalam perencanaan pembangunan. Hal ini memastikan setiap kebijakan yang diambil berbasis data dan kajian ilmiah yang matang.
Ekonomi Kerakyatan yang Masif
Sejalan dengan pembangunan infrastruktur dan perlindungan sosial, sektor UMKM di Desa Citaman juga bergerak secara masif. Sinergitas semua lini ini menciptakan ekosistem ekonomi yang stabil, di mana warga tidak hanya diberikan bantuan sosial, tetapi juga diberdayakan untuk menjadi penopang ekonomi keluarga dan desa.
Dengan semangat kebersamaan dan inovasi yang tak kunjung padam, Desa Citaman kini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah desa mampu mengelola wilayah yang luas dengan keterbatasan yang ada melalui kreativitas dan kekompakan kolektif.














