Kab.Bandung, Parahiangannews- Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bandung menyelenggarakan Roadshow Akademi Literasi di Kantor Kecamatan Ciparay, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman para penggerak literasi mengenai peran, tugas, dan program kerja Bunda Literasi dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Bunda Literasi Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M. Dalam sambutannya, Emma Dety menyampaikan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk pengelolaan lingkungan dan sampah.
Menurutnya, Bunda Literasi memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang dapat mengedukasi masyarakat melalui pendekatan literasi yang aplikatif dan berkelanjutan.
“Dengan pemahaman yang baik mengenai pengelolaan sampah, para Bunda Literasi diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bandung Drs. H. Yudi Abdurahman, M.Si., menegaskan bahwa program Roadshow Akademi Literasi merupakan salah satu upaya Dispusip dalam memperkuat gerakan literasi hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan masyarakat.
“Literasi harus mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam membangun kesadaran terhadap pengelolaan sampah yang baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Camat Ciparay, Anjar Lugiyana, S.IP., M.Ip., turut hadir pada kesempatan tersebut. Camat Anjar menyambut baik pelaksanaan Roadshow Akademi Literasi di wilayahnya.
Ia mengapresiasi kolaborasi yang dibangun antara pemerintah daerah dan para penggerak literasi dalam mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai peran, tugas, dan fungsi Bunda Literasi, serta penyusunan dan pelaksanaan program kerja yang dapat mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
“Melalui penguatan kapasitas tersebut, para Bunda Literasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak edukasi lingkungan di wilayah masing-masing serta mengintegrasikan nilai-nilai literasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.
Melalui Roadshow Akademi Literasi, Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkomitmen mendorong terciptanya masyarakat yang literat, peduli lingkungan, serta memiliki kesadaran kolektif dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang bersih, berdaya saing, dan berkelanjutan.**













