Kab.Bandung, Parahiangannews- Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Pertiwi Indonesia yang berada dibawah naungan dari Yayasan Bunda Pertiwi Indonesia, pada tahun ajaran 2026-2027 ini membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Paket B (setara SMP dan MTs) serta Paket C (setara SMA, SMK dan MA). Pelaksanaan kegiatan SPMB tersebut di gelar di Kampus PKBM Pertiwi Indonesia, Jalan Pasir Angin Kampung Bebedahan Desa Talun Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung.
Alhamdulillah di tahun ajaran 2026-2027, PKBM Pertiwi Indonesia membuka penerimaan murid baru untuk jenjang Paket B (setara SMP dan MTs) dan Paket C (setara SMA, SMK dan MA), tutur Ketua PKBM Pertiwi Indonesia, Usep Kusnawan, S.Pd., kepada media dikantornya, Rabu(15/7/2026).
Usep menjelaskan bahwa siapapun bisa mendaptar untuk masuk ke PKBM Pertiwi Indonesia baik itu warga yang putus sekolah, karyawan/pekerja, warga yang ingin melanjutkan pendidikan, santri, ibu rumah tangga dan masyarakat umum tanpa batas usia.
“Jadi PKBM Pertiwi Indonesia terbuka untuk semua usia”, katanya.
Lebih lanjut Usep Kusnawan mengatakan bahwa banyak warga yang memilih PKBM Pertiwi Indonesia, karena ada beberapa hal antara lain (1) Ijazah diakui setara pendidikan formal, (2) tutor berpengalaman, (3) belajar pleksibel, (4) sistim pembelajaran dengan tatap muka dan virtual, (5) pembelajaran berbasis modul dan skk, (6) cocok untuk pelajar, pekerja maupun masyarakat umum, serta (7) pengembangan karakter dan keterampilan hidup.
Selain itu lanjutnya, PKBM Pertiwi Indonesia, memiliki keunggulan pembelajaran yaitu pembelajaran reguler, skk, modul belajar mandiri dan berorintasi kompetensi, serta pengembangan karakter dan life skill.
Ditambahkannya, PKBM Pertiwi Indonesia mengusung visi menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang unggul, inklusif, adaptif terhadap perkembangan zaman untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas mandiri dan berdaya saing.

Ayo segera mendaptar ke PKBM Pertiwi Indonesia. “Wujudkan masa depanmu melalui pendidikan berkualitas”.
Dan “belajar tanpa batas, untuk meraih masa depan yang gemilang” tandasnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Bunda Pertiwi Indonesia , Asep Juarsa, S.E., mengungkapkan bahwa PKBM Pertiwi Indonesia sudah akreditasi
Dengan telah akreditasi, ijazah PKBM Pertiwi Indonesia itu sudah diakui oleh negara, sehingga masyarakat sudah tidak ragu lagi dengan ijazah kesetaraan. Mau kuliah, mau kerja, mau jadi ASN/ PNS. Dengan adanya izajah kesetaraan, berpeluang sangat besar bagi masyarakat Indonesia, tegasnya.
Mudah mudahan PKBM Pertiwi Indonesia mampu bersaing dengan PKBM-PKBM lain, dan bisa dipercaya masyarakat umum, pungkasnya***













