Kab.Bandung, Parahiangannews- Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuh menunjukkan komitmen dan gerak cepat dalam merespons kebutuhan masyarakatnya. Dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dukuh Kec. Ibun, Yanto Erawanto, pemerintah desa berkolaborasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan (Disperkimtan) melaksanakan kunjungan lapangan langsung ke kediaman salah satu warga, Bapak Wahdi, Kamis (16/7/2026).
Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari upaya nyata pemerintah untuk memastikan penanganan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran dan berjalan tanpa hambatan.
Luruskan Informasi dan Pastikan Fakta
Kunjungan yang juga dihadiri oleh unsur perangkat desa, kepala dusun (kadus), dan ketua RW setempat ini sekaligus bertujuan untuk memverifikasi kondisi riil di lapangan. Peninjauan langsung tersebut meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial mengenai kondisi kesehatan Bapak Wahdi. Berdasarkan dialog langsung, dipastikan bahwa Bapak Wahdi dalam kondisi sehat dan tidak mengalami sakit parah sebagaimana yang diisukan, melainkan hanya faktor usia yang membuatnya mengalami keterbatasan fisik (lemas/sulit berjalan).
Kepala Desa Dukuh, Yanto Erwanto, atau yang akrab disapa Kang Atot, menjelaskan bahwa rumah Bapak Wahdi sebenarnya sudah terdata sejak tahun 2024 untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi RTLH melalui program BSPS. Namun, dalam proses verifikasi sebelumnya, terdapat kendala persyaratan administratif terkait kesiapan swadaya dari calon penerima, mengingat sifat bantuan pemerintah ini adalah stimulan.
“Bantuan RTLH dari pemerintah bersifat stimulan, yang artinya memerlukan partisipasi atau swadaya dari pihak keluarga agar pembangunan dapat diselesaikan dengan tuntas. Pada proses pendataan terdahulu, pengajuan sempat tertunda karena ketidaksiapan swadaya tersebut,” ujar Kang Atot, yang saat ini juga dipercaya menjabat sebagai Ketua APDESI Kecamatan Ibun.
Solusi Bersama dan Komitmen Gotong Royong
Melalui mediasi dan dialog terbuka yang berlangsung humanis pada kunjungan ini, pihak keluarga yang diwakili oleh anak Bapak Wahdi, Asep, menyatakan bahwa saat ini pihak keluarga telah siap mendukung proses swadaya secara penuh.
Mendengar kesiapan tersebut, Pemdes Dukuh berkoordinasi dengan Disperkimtan untuk segera menjadwalkan ulang pelaksanaan renovasi rumah Bapak Wahdi. Rencananya, proses pembangunan fisik rumah tinggal tersebut akan mulai direalisasikan secepatnya pada hari Senin mendatang secara gotong royong bersama warga dan perangkat lingkungan.
Di samping pemenuhan kebutuhan hunian layak, Pemdes Dukuh juga menegaskan bahwa Bapak Wahdi secara rutin telah terdaftar dan menerima berbagai program jaminan sosial lainnya dari pemerintah desa, seperti Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) serta bantuan pangan reguler.
Kang Atot mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa bijak dalam menyaring setiap informasi yang beredar di media sosial, serta selalu mengedepankan konfirmasi berbasis fakta di lapangan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang di timbulkan pihak luar.














