Kab.Bandung, Parahiangannews- Para Anggota Kelompok Tani Benteng Desa Ibun Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan pelatihan hilirisasi komoditas pangan strategis, yaitu komoditas bawang merah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kediaman Ketua Kelompok Tani Benteng Hendra Ridwan yang beralamat di Kampung Benteng RT 04 RW 05 Desa Ibun, Rabu(7/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut nampak hadir Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Ibun beserta jajaran, Kades Ibun, Babinsa, serta Ketua Kelompok Tani Benteng beserta Anggota.
Seusai kegiatan, Ketua Kelompok Tani Benteng Desa Ibun Hendra Ridwan mengatakan,” Alhamdulillah pada hari ini, para anggota kelompok tani Benteng Desa Ibun mengikuti kegiatan hilirisasi komoditas pangan strategis, yaitu komoditas bawang merah. Dimana kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat.
Dan saya sebagai ketua kelompok tani benteng, menyambut baik serta mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini, karena dalam kegiatan pelatihan hilirisasi komoditas pangan strategis, yaitu komoditas bawang merah, kita semua diberikan pelatihan tentang pengolahan bawang merah menjadi makanan tradisional khas Cirebon dan Indramayu yaitu siwang (terasi bawang), kata Hendra Ridwan.
Mudah mudahan saja dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan roda perekonomian para anggota kelompok tani benteng, ujarnya.
Sementara itu Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Ibun, H. Agi Sujana, S.P., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan nilai tambah produk mentah menjadi produk olahan. Dan program ini menjadi pilar utama transpormasi ekonomi nasional.
Dan tidak semua kelompok tani mendapatkan kegiatan pelatihan hilirisasi komoditas strategis ini, katanya.
Mudah mudahan dengan adanya kegiatan pelatihan hilirisasi komoditas pangan strategis, yaitu komoditas bawang merah menjadi makanan olahan yaitu siwang, para anggota kelompok tani bisa menangkap peluang usaha ini, karena akan bermuara pada kesejahteraaan para anggota kelompok tani benteng, pungkasnya**













