Kab.Bandung, Parahiangannews- Dandim 0624/Kab Bandung diwakili Kasdim Mayor Inf Yevi Yuhana menghadiri kegiatan Rapat Pemetaan Titik Banjir dan Intervensi DPUTR dalam Penanganan dan Pengendalian Banjir di Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Bandung Jl. Raya Soreang KM 17 Desa Pamekaran Kec Soreang Kab Bandung, Kamis(5/11/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bandung, Kapolresta Bandung diwakili Kabag Ops, Dandim 0624/Kab Bandung diwakili Kasdim 0624/Kab Bandung, Danlanud Sulaiman diwakili Kadister, Kajari Kab Bandung diwakili Kasubsi Intel, Sekda Kab Bandung, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum diwakili PPK Ops II Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat, Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat diwakili Bidang Tehnik dan tamu undangan lainnya.
Kasdim 0624/Kabupaten Bandung Mayor Inf Yevi Yuhana mengatakan, persoalan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab Kabupaten Bandung, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak melalui koordinasi dan penanganan bersama.
Permasalahan sampah perlu diatasi dengan menyediakan sarana tempat pembuangan sampah agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, imbuhnya.
Masih menurut Kasdim 0624, penyempitan sungai akibat bangunan liar tanpa izin perlu ditertibkan untuk mengembalikan fungsi dan kapasitas aliran sungai.
Program pentahelix diharapkan dapat memperkuat sinergi dan membantu percepatan penanganan banjir, mengingat Kabupaten Bandung berada di kawasan cekungan dan memasuki musim hujan, diperlukan langkah antisipatif dan kerja sama lintas sektor untuk meminimalkan risiko banjir, pungkasnya***














