Kab.Bandung, Parahiangannews- Danramil 2412/Pasirjambu Kapten Inf Asmadi beserta Danramil 2414/ Ciwidey Kapten Inf Supriyadi menghadiri kegiatan sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA), diwilayah Koramil 2412/Pasirjambu dan Koramil 2414/Ciwidey. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Pasirjambu Jl. Batu Reok No. 24, Pasirjambu, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jumat(6/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekcam Pasirjambu, Danramil 2412/Pasirjambu, Danramil 2414/ Ciwidey, Kapolsek Pasirjambu diwakili Bhabinkamtibmas, Kanit Pol PP, Perkwakilan Babinsa Koramil 2412/Pasirjambu, Perwakilan Babinsa Koramil 2414/Ciwidey dan tamu undangan lainnya.
Adapun tema dalam giat sosialisasi tersebut “bersama kita cegah kebakaran hutan dan lahan”.
Dalam sambutannya, Danramil 2412/Pasirjambu Kapten Inf Asmadi mengatakan, kegiatan Sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) merupakan upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah Kec. Pasirjambu Kec. Ciwidey dan Kec. Rancabali.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga kawasan hutan, perkebunan, dan lingkungan sekitar, ucapnya.
Danramil 2412/ Pasirjambu berharap tingkatkan sinergi dan kepedulian bersama karena mencegah kebakaran merupakan tanggung jawab kita semua demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Sementara itu narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu Kapten Inf Supriyadi mengatakan sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran, kepedulian, serta peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan, lahan, perkebunan, maupun lingkungan permukiman.
Masyarakat Peduli Api (MPA) merupakan kelompok masyarakat yang berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan awal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah yang rawan terjadi kebakaran, melalui peningkatan kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, ucapnya.
Lanjut Kapten Inf Supriyadi, dalam pelaksanaannya, MPA diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, BPBD, TNI-Polri, serta instansi terkait lainnya. Hal ini dikarenakan upaya menjaga wilayah dari ancaman kebakaran tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Diungkapkannya, adapun beberapa langkah yang perlu diperhatikan oleh anggota MPA dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran, antara lain : Mengamati tanda-tanda awal terjadinya kebakaran. Mencatat dan memastikan lokasi kejadian secara jelas. Melakukan pelaporan secara cepat kepada kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, atau petugas pemadam kebakaran. Menyampaikan informasi lokasi kejadian secara akurat agar memudahkan proses penanganan. Melaksanakan patroli lingkungan secara rutin dan terjadwal, khususnya di wilayah rawan kebakaran.
Apabila ditemukan titik api atau terjadi kebakaran, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat desa, pihak kecamatan, Koramil, Polsek, maupun petugas terkait agar dapat segera dilakukan penanganan secara cepat, tepat, dan aman, imbuhnya.
Diakhir, Kapten Inf Supriyadi berharap kegiatan sosialisasi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pembentukan kelompok MPA, pelaksanaan patroli lingkungan secara berkala, pemetaan wilayah rawan kebakaran, serta pemberian edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan kebakaran.
Mari kita tingkatkan kepedulian, kewaspadaan, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Karena pencegahan dan penanggulangan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan, pungkasnya.
Kegiatan Sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Pasirjambu, wilayah binaan Koramil 2412/Pasirjambu dan Koramil 2414/Ciwidey, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya kebakaran hutan, lahan, perkebunan, dan lingkungan permukiman.
Keberhasilan program MPA sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, pembinaan secara berkelanjutan oleh aparat kewilayahan, serta sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait guna mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan awal kebakaran.
Selama kegiatan berjalan dengan lancar dan aman***













