Kab.Bandung, Parahiangannews- Pemerintah Desa Cilame Kecamatan Kutawaringin menggelar kegiatan gebyar wisata budaya Cilame 2025 yang dilaksanakan di Lapangan sepakbola Desa Cilame.
Kegiatan tersebut dimulai dari hari tanggal 5 Agustus 2025 sampai dengan tanggal 16 Agustus 2025.
Dalam pelaksanaan pembukaan gebyar wisata budaya Cilame 2025, dihadiri oleh Wakil Bupati Ali Syakieb, Anggota DPR RI dari Dapil Jabar 2 Ahmad Najib Qodratulloh, kadis kebudayaan, Forkopimcam Kutawaringin, kepala desa Cilame beserta jajarannya.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengapresiasi dengan adanya kegiatan Gebyar Wisata Budaya Cilame 2025 yang diinisiasi oleh Pemdes.
Sambungnya, Desa Cilame memiliki potensi budaya yang luar biasa. Dan kegiatan seperti ini harus terus digelar karena dapat menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung terutama sektor umkm dan para pelaku usaha akan terus tumbuh.
Ali Syakieb mengajak warga untuk tidak hanya mengejar pekerjaan di pabrik atau perusahaan, tetapi mulai menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
“Kita harus membangun kemandirian. Jangan hanya berharap pekerjaan dari pabrik. Masyarakat bisa membuka peluang usaha sendiri, apalagi di sektor makanan. Kebutuhan makanan itu selalu ada,” jelasnya.
Ali juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, Indonesia tidak akan bisa maju pada 2045 jika hanya fokus pada infrastruktur fisik. SDM dengan pola pikir kreatif dan kritis harus menjadi prioritas utama.
Sementara itu Anggota DPR RI dari Komisi XI, Ahmad Najib Qodratulloh, memuji inisiatif Pemerintah Desa Cilame yang mampu menggandeng banyak pihak. Menurutnya, acara ini membuktikan bahwa kolaborasi antar lembaga bisa membuahkan hasil yang konkret.
“Pemerintah desa dan dinas-dinas di Kabupaten Bandung telah bekerja sama dengan baik. Ini langkah awal yang positif. Kita harus dukung penuh kegiatan semacam ini,” katanya.
Menurutnya, lokasi kegiatan ini yang berada di tengah alam indah, suasana tersebut menambah daya tarik tersendiri.
“Saya akan bantu menjembatani. Pemerintah pusat perlu mendorong desa-desa kreatif seperti ini. Termasuk melalui program koperasi Presiden Prabowo. Kita harus pastikan program itu berjalan di desa,” jelasnya.
Kepala Desa Cilame Alo Sobirin mengatakan, budaya harus menjadi dasar pembangunan. Ia meyakini bahwa prinsip-prinsip kebudayaan telah memerdekakan bangsa ini. Maka, nilai-nilai tersebut perlu dijaga dan digerakkan kembali.
Masih menurut Alo, kita tidak kembali ke masa lalu. Tapi kita ambil nilai-nilai terbaik dari budaya. Lalu, kita jadikan itu sebagai kekuatan untuk membangun masa depan.
Ia menyebut pemuda sebagai pilar masa depan bangsa. Karena itu, mereka perlu dibekali semangat patriotik, jiwa olahraga, dan pendidikan agama yang cukup.
“Pemuda hari ini harus terbuka dan peduli terhadap negara. Kalau mereka sukses nanti, mereka tetap ingat pada masyarakat yang kecil. Itu kuncinya,” pungkasnya***













