Kab.Bandung, Parahiangannews- Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama jajaran perangkat daerah monitoring lokasi banjir di Desa Margahayu Tengah Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Sabtu (11/4/2026).
Bupati Dadang Supriatna mengatakan titik lokasi banjir di Desa Margahayu Tengah disebabkan oleh jebolnya tanggul, akibatnya kurang lebih sekitar 150 rumah tergenang banjir.
“Setelah kita survei ada beberapa titik yang memang harus kita perbaiki. Pertama, di antaranya karena sudah dangkalnya aliran sungai dan selokan di sekitar lokasi banjir. Kedua, adanya jembatan yang mampet dan harus jembatan itu harus ditinggikan. Ketiga, ada warga yang menutupi saluran,” kata Kang DS, apaan akrab Dadang Supriatna di lokasi banjir.
Saat itu, Kang DS mengintruksikan ke Camat Margahayu untuk membuat surat pembongkaran yang dilayangkan kepada warga yang menutupi saluran tersebut.
“Apabila tidak bisa dibongkar secara sukarela, maka saya akan menurunkan alat berat back hoe untuk dibongkar semuanya,” tegasnya.
Kang DS juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung untuk melakukan assessment untuk mengetahui kebutuhan penyelesainnya seperti apa.
“Saya juga menginstruksikan Bu Camat Margahayu untuk segera mengundang tokoh masyarakat dan para pengusaha di Kecamatan Margahayu untuk segera membentuk panitia pentahelix. Nantinya siapa yang akan dipercaya untuk menjadi panitia pentahelix dan bekerjasama dengan Forkopimcam Margahayu, yaitu Pak Kapolsek, dan Pak Danramil sehingga kawasan Margahayu dalam kondisi banjir atau kejadian apapun bisa segera tertanggulangi. Dengan pentahelix akan mempermudah cara kerjanya,” harap Kang DS.
Usai monitoring lokasi banjir Margahayu, Bupati Kang DS melanjutkan peninjauannya ke lokasi rawan genangan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot dan Bojongsoang Kabupaten Bandung.**













