Kab.Bandung, Parahiangannews- Camat Ciparay Anjar Lugiyana meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ciparay 01. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SPPG Ciparay 01 yang beralamat di Jalan Raya Sapan Desa Ciparay, Jumat(22/5/2026).
SPPG Ciparay 01 berada dibawah naungan dari Yayasan Al Aziiz Insan Mandiri.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ciparay, Kapolsek Ciparay diwakili Kanit Binmas, Danramil Ciparay diwakili Babinsa Desa Ciparay, Kades Ciparay, Ketua Yayasan, Mitra BGN, Kapokcam Ciparay.
Seusai kegiatan, Camat Ciparay Anjar Lugiyana mengatakan, ” pada hari Jumat ini, saya bersama Forkopimcam Ciparay dan Kapokcam SPPG serta kades, telah meresmikan atau launching SPPG Ciparay 01″.
Dengan bertambahnya dapur MBG/ SPPG diwilayah Kecamatan Ciparay, mudah mudahan segera memenuhi percepatan pemenuhan terhadap penerima manfaat.
“Saat ini dengan SPPG Ciparay 01, jumlah SPPG yang sudah beroperasi di wilayah Kecamatan Ciparay ada 27 SPPG dari target 35 Dapur MBG /SPPG, ungkapnya.
Kami dari Pemcam Ciparay bersama Forkopimcam siap mengawal untuk suksesnya program Presiden Prabowo Subianto, diwilayah Kecamatan Ciparay berjalan dengan lancar dan baik, tegasnya.
Mudah mudahan dalam pelaksnaaan operasionalnya berjalan dengan lancar, dan seusai dengan SOP yang dikeluarkan BGN, ujar Camat Anjar.
Dan amanah ini merupakan sebuah anugerah untuk memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat Kecamatan Ciparay, pungkasnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Al Aziiz Insan Mandiri, Handi Subhandiawan mengatakan, saya ingin berkontribusi dan memberikan manfaat untuk warga Desa Ciparay. Apalagi saya lahir dan besar disini di wilayah Desa Ciparay, tegasnya.
Mudah mudahan dengan hadirnya SPPG Ciparay 01 bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Ciparay, ujarnya,
Terkait, kuota penerima manfat program MBG, Handi mengungkapkan bahwa “kita mengikuti arahan dari korcam, tapi sejauh ini kita akan melayani sekitar 650 penerima manfaat.
Kapokcam Ciparay Fahruz Thaib Sangaji mengatakan, dengan bertambahnya SPPG di Kecamatan Ciparay dapat mempercepat menyerap penerima manfaat yang belum mendapat MBG.
Saya titip ke pihak yayasan dan mitra, tujuan BGN ini bukan hanya untuk menurunkan angka stunting akan tetapi dapat menyerap potensi umkm yang ada di wilayah, pungkasnya***













