Kab.Bandung, Parahiangannews- Kasdim 0624/Kabupaten Bandung, Mayor Inf Yevi Yuhana menghadiri kegiatan hari ke 2 simulasi penanggulangan bencana Tsunami Megathurst tahun 2026 melalui metode Table Top Exercise/TTX dan command Post Exercise/CPX. Kegiatan tersebut dilaksanakan di UPTD Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (UPTD PPP LLASDP) Jalan Raya Cinunuk Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, Selasa(26/5/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, kapasitas serta kesiapan stakesholder dalam menghadapi potensi bencana Tsunami Megathurst.
Adapun evaluasi yang disampaikan oleh Ahli Madya Pusdiklat PB BNPB Ario Akbar Lomban yaitu Evaluasi penanggulangan bencana tsunami megathrust di Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemodelan dan peringatan dini oleh BMKG, namun masih terkendala oleh lemahnya diseminasi informasi ke daerah, lambatnya pembangunan infrastruktur evakuasi vertikal, dan rendahnya kesadaran serta budaya siaga bencana di kalangan masyarakat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat Teten Ali Mulku Engkun, Ph.D. dalam penutupan kegiatan tersebut, berharap ilmu pengetahuan yang didapat selama 2 hari disini walaupun sangat singkat akan tetapi bisa bermanfaat untuk bapak dan ibu, kemudian bisa diimplemantasikan di instansinya masing-masing.
Simulasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mempersiapkan masyarakat dan relawan yang tangguh menghadapi potensi bencana tsunami megathrust. Pentingnya menjadikan simulasi ini sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat zona tsunami megathrust bersifat siklus dan tidak bisa diprediksi waktu pastinya, imbuhnya.














