TNI - POLRI

Dandim 0624/Kab. Bandung Hadiri Kegiatan Upacara dan Syukuran dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026

×

Dandim 0624/Kab. Bandung Hadiri Kegiatan Upacara dan Syukuran dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Kab.Bandung, Parahiangannews- Dandim 0624/Kab. Bandung Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.,Int, menghadiri kegiatan upacara dan syukuran dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Polresta Bandung Jln. Bhayangkara No 1 Desa/Kec Soreang Kab Bandung, Rabu(1/7/2026).

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bandung diwakili Wakil Bupati, Ketua DPRD Kab Bandung, Kapolresta Bandung, Dandim 0624/Kab Bandung, Pangkorpasgat TNI AU diwakili Pabandyabinprof Spers, Danlanud Sulaiman diwakili Dansatpom, Kajari Kab Bandung diwakili Kasi Pidum dan tamu undangan lainnya.

AIi Syakieb sebagai inspektur upacara membacakan amanat Presiden RI Pada Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026
sebagai berikut Ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 serta apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi, pengabdian, dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus berorientasi pada pelayanan terbaik, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Polri dihadapkan pada tantangan global yang semakin kompleks, meliputi dinamika geopolitik, perang siber, kejahatan transnasional, ketidakpastian ekonomi dunia, serta dampak konflik internasional, sehingga dituntut menjadi institusi yang adaptif, prediktif, dan responsif.

Presiden mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program strategis nasional, antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, pemberantasan narkoba, penyelundupan dan judi online, penyediaan rumah bagi anggota dan masyarakat, serta pengamanan investasi dan proyek strategis nasional.

Disahkannya Undang-Undang Polri yang baru harus menjadi momentum untuk mempercepat reformasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperkuat profesionalisme institusi.

Presiden memberikan lima arahan utama kepada seluruh jajaran Polri:
1). Memperkuat reformasi kelembagaan menuju Polri yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
2). Meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan masyarakat dan penegakan hukum melalui pemanfaatan teknologi informasi.
3). Memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar mampu menghadapi ancaman multidimensional di era digital.
4). Meningkatkan fleksibilitas organisasi agar adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis dengan pendekatan berbasis data, prediktif, dan kolaboratif.
5). Memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan integritas, komunikasi publik, respons cepat terhadap keluhan masyarakat, serta membangun kepercayaan publik.

Bahwa tugas utama Polri tidak hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga membangun serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, responsif, dan berintegritas.

Bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri yang harus dijaga dengan kinerja nyata, bukan sekadar retorika, sehingga Polri mampu terus bertransformasi menjadi institusi modern yang dipercaya rakyat.

Presiden RI mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, serta menjadikan kepercayaan rakyat sebagai landasan utama pengabdian, karena “Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju**

Example 120x600

You cannot copy content of this page