Kab.Bandung, Parahiangannews- PKBM Jelita Masa menggelar kegiatan evaluasi/uji kompetensi untuk program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dengan jenis keterampilan tata rias pengantin sunda putri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Budaya Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya, Sabtu(23/11/2024).
Dalam kegiatan tersebut nampak hadir Kabid PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Ketua PKBM Jelita Masa beserta jajaran pengurus, dan para peserta ujian akhir.
Disela sela kegiatan, Ketua PKBM Jelita Masa Dede Ningrum melalui pengurus PKBM Jelita Masa Yayan Kurniawan, S.Pd.I., mengatakan,” alhamdulillah pada hari Sabtu tanggal 23 November 2024, PKBM Jelita Masa menggelar kegiatan evaluasi/uji kompetensi untuk program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dengan jenis keterampilan tata rias pengantin sunda putri.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan uji kompetensi ini yaitu 20 peserta ditambah untuk model perempuan 20 orang dan model laki laki 20 orang, jelasnya.
Diungkapkan Yayan bahwa kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama antara PKBM Jelita Masa dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Selain itu, dukungan dan motivasi serta rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, penilik PNFI kecamatan Majalaya, tambahnya.

“Mudah mudahan saja para peserta bisa mengamalkan dan menerapkan ilmu yang telah didapatnya yaitu bisa membuka lapangan kerja baru, ujar Yayan.
Sementara itu Kabid PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Agus Darajat, S.Pd., M.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi serta mendukung sekali dengan digelarnya evaluasi/uji kompetensi untuk program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dengan jenis keterampilan tata rias pengantin sunda putri oleh PKBM Jelita Masa.
Mudah mudahan saja para peserta ini kedepannya bisa bekerja sesuai dengan ilmu atau keterampilan yang didapatnya, harapan lebih jauhnya adalah para peserta bisa membuka usaha baru / lapangan kerja baru khususnya di bidang tata rias pengantin sunda putri,ucapnya.
Dan mudah mudahan program seperti ini kedepannya bisa terus berkelanjutan, pungkas Agus Darajat***













