Kab.Bandung, Parahiangannews- Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa mengucapkan selamat dan sukses atas Harlah IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71. Usia 72 dan 71 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh dedikasi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam akhlak, serta teguh dalam nilai keislaman dan kebangsaan.
Hal ini disampaikan Tarya Witarsa pada sambutannya di acara puncak Harlah IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71
Gedung Ormas Kabupaten Bandung, Soreang, Minggu (19/4/2026).
“IPNU dan IPPNU telah membuktikan diri sebagai kawah candradimuka kaderisasi pelajar Nahdliyin yang berperan penting dalam menjaga moralitas bangsa sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” kata Tarya Witarsa, yang juga selaku pembina IPNU dan IPPNU Kabupaten Bandung.
Di tengah momentum ini, katanya, dihadapkan pada realitas yang tidak ringan. Kabupaten Bandung saat ini menghadapi persoalan lingkungan yang serius—mulai dari banjir hingga masalah sampah yang semakin kompleks.
“Produksi sampah di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 1.850 ton per hari, sementara kemampuan pembuangan ke TPA Sarimukti hanya sekitar 280 ton per hari. Artinya, lebih dari 1.500 ton sampah per hari harus kita kelola bersama,” tuturnya.
“Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi persoalan kesadaran dan tanggung jawab bersama,” imbuhnya.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, QS. Ar-Rum ayat 41:
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
“Ayat ini menjadi pengingat bahwa kerusakan lingkungan tidak lepas dari ulah manusia, dan menjadi kewajiban kita bersama untuk memperbaikinya”.
Tarya Witarsa menyebutkan pada hari ini menyaksikan langkah nyata melalui kegiatan penanaman pohon secara simbolis oleh kader IPNU. “Ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud komitmen bahwa perubahan harus dimulai dari tindakan nyata,” harapnya.
Menanam pohon adalah investasi masa depan—ikhtiar kecil hari ini untuk keberlangsungan kehidupan generasi yang akan datang.
“Kita juga harus menyadari bahwa kader IPNU dan IPPNU hari ini adalah generasi yang akan menjadi penerima bonus demografi Indonesia pada tahun 2045. Di masa itu, kalian akan berada pada usia produktif dan menjadi penentu arah bangsa,” tuturnya.
Apakah bonus demografi itu menjadi berkah atau beban, kata dia, sangat ditentukan oleh kesiapan generasi hari ini.
“Jika generasi mudanya kuat secara ilmu, kokoh dalam akhlak, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki semangat pengabdian, maka masa depan Kabupaten Bandung akan cerah. Namun jika tidak, tantangan hari ini bisa menjadi beban yang lebih besar di masa depan,” tuturnya.
Oleh karena itu, Tarya Witarsa mengajak seluruh kader IPNU dan IPPNU untuk mempersiapkan diri sejak sekarang—menjadi generasi unggul, berintegritas, dan siap menjadi pelopor perubahan.
“Kami di DPRD, khususnya Fraksi PKB, akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada lingkungan dan generasi muda. Namun keberhasilan itu membutuhkan sinergi kita semua,” ujarnya.
Momentum Harlah ini harus menjadi titik kebangkitan—bahwa IPNU dan IPPNU bukan hanya organisasi pelajar, tetapi juga kekuatan masa depan bangsa.
“Mari kita jadikan momentum Harlah IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71 ini bukan sekadar perayaan, tetapi sebagai penguatan komitmen kita bersama dalam membangun generasi yang unggul, berakhlak, dan peduli terhadap lingkungan serta masa depan bangsa,” tuturnya.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar merayakan, tetapi menegaskan bahwa:
IPNU dan IPPNU adalah kekuatan perubahan, penjaga masa depan,
dan pelopor kebangkitan bangsa menuju Indonesia Emas 2045!” pungkasnya saat mengakhiri sambutan.
Harlah IPNU dan IPPNU ini dihadiri Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung,
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung,
Perwakilan dari Polresta Bandung, dalam hal ini Kapolsek Soreang,
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung,
Ketua IPNU dan Ketua IPPNU Kabupaten Bandung, serta rekan-rekan dan rekanita jajaran pengurus IPNU dan IPPNU Kabupaten Bandung.**













