Pemerintahan

Camat Mamet Slamet Terharu Melihat Semangat Para Lansia Ikuti Pendidikan Lansia

×

Camat Mamet Slamet Terharu Melihat Semangat Para Lansia Ikuti Pendidikan Lansia

Sebarkan artikel ini

Kab.Bandung, Parahiangannews- Sebanyak 60 lansia atau lanjut usia mengikuti pendidikan sekolah lansia yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, Selasa (28/4/2026).

Sekolah lansia yang diikuti usia di atas 60 tahun dan rata-rata berusia 70 tahun ini dilaksanakan sebulan sekali setiap minggu ketiga, usai mereka melaksanakan olahraga rutin yang diselenggarakan oleh Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI).

Camat Kutawaringin Mamet Slamet memberikan motivasi dan semangat kepada para lansia saat hadir di tengah-tengah mereka.

“Sekolah lansia adalah program pendidikan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas hidup lansia (lanjut usia) agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Program ini, sering disebut Sekolah Lansia Tangguh (Selantang),” tutur Camat Kutawaringin di Soreang, Selasa (28/4/2026).

Mamet Slamet mengaku terharu melihat semangat para lansia yang masih mengikuti pendidikan sekolah lansia. Ia pun sangat apresiasi melihat semangat mereka dalam meningkatkan kualitas hidup.

“Yang membuat saya terharu itu, melihat semangat para orang tua yang masih sangat tinggi mengikuti pendidikan sekolah lansia. Selain berusia di atas 60 tahun, mereka ada yang di atas rata-rata 70 tahun masih mengikuti pendidikan sekolah lansia. Itu yang membuat saya terharu,” kata Camat Mamet Slamet di Soreang.

Camat Mamet Slamet menjelaskan empat tujuan utama dilaksanakannya sekolah lansia. Pertama, meningkatkan kualitas hidup, dengan harapan para lansia bahagia dan produktif.
Kedua, dengan tujuan meningkatkan kualitas kesehatan: Mulai dari memberikan pengetahuan tentang gizi dan pola hidup sehat.
Ketiga, menumbuhkan kemandirian pada lansia. Dengan harapan dapat mencegah ketergantungan pada orang lain.
Keempat, lebih kepada sosialisasi dengan sesama lansia. Mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan ajang silaturahmi di antara sesama lansia atau masyarakat umum lainnya.

Ia mengatakan para lansia yang mengikuti pendidikan sekolah lansia itu bukan untuk mengejar paket A, B dan C. Melainkan bagaimana mereka untuk mengisi kekosongan dalam kehidupan sehari-hari, dengan cara mengikuti pendidikan sekolah lansia.

“Yang mengikuti sekolah lansia itu ada yang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), selain dari kalangan masyarakat umum lainnya,” katanya.

Camat Mamet Slamet mengatakan melihat dari metode pendidikan yang mereka ikuti, pendidikan sekolah lansia itu lebih pada meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

“Pendidikan sekolah lansia dengan diisi kegiatan olahraga, bernyanyi, tembang lagu lawas, dan kegiatan meningkatkan pola hidup sehat. Sebab dengan pola hidup sehat akan menambah tingkat kebahagian hidup. Secara otomatis kalau sudah sehat dan bahagia, insya Allah akan menambah usia atau umur,” tuturnya.**

Example 120x600

You cannot copy content of this page