Kab.Bandung, Parahiangannews- Camat Arjasari Dian Wardiana didampingi Ketua TP PKK Kecamatan dan Ketua TP PKK Desa Baros melakukan kunjungan silaturahmi ke Kober Sahabat Syurga yang berlokasi di Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kamis (11/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Camat Arjasari bertemu dan berdiskusi dengan Ketua Pengurus Kober Sahabat Syurga, Wulan Tini, S.Si,M.Pd, terkait pelaksanaan program edukasi pilah sampah bagi anak-anak usia dini.
“Program tersebut ditujukan kepada peserta didik berusia 4 hingga 5 tahun. Anak-anak dikenalkan dan dibiasakan untuk memilah sampah sesuai dengan jenisnya ke dalam tempat sampah yang telah diberi penanda khusus, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun),” kata Camat Dian Wardiana.
Selain belajar memilah sampah, lanjut Camat Dian Wardiana, para peserta didik juga diajak memanfaatkan sampah plastik sebagai sarana pembelajaran.
“Berbagai jenis limbah plastik diolah menjadi alat peraga edukatif, seperti media lukis dan aneka kerajinan tangan yang dapat meningkatkan kreativitas anak sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya.
Camat Arjasari menyampaikan apresiasinya terhadap upaya yang dilakukan Kober Sahabat Syurga dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Menurutnya, kebiasaan memilah sampah yang diajarkan kepada anak-anak di lingkungan sekolah diharapkan dapat diterapkan pula di rumah masing-masing bersama keluarga.
“Dengan membiasakan anak-anak melakukan pilah sampah sejak dini, diharapkan mereka dapat menerapkan kebiasaan tersebut di lingkungan rumah. Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya penyelesaian persoalan sampah secara menyeluruh,” ujar Dian Wardiana.
Ke depan, Camat Arjasari juga berencana mendorong para pendidik di Kober untuk menambah materi tentang pembelajaran pelestarian lingkungan hidup.
“Anak-anak akan diperkenalkan pada pentingnya pelestarian alam, termasuk pemahaman sederhana mengenai penyebab banjir dan longsor serta langkah-langkah pencegahannya,” ujarnya.
Penyampaian materi tersebut akan dilakukan dengan menggunakan sarana dan prasarana edukasi yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami sesuai dengan usia anak.
“Dengan pendekatan yang menyenangkan, diharapkan pesan-pesan tentang pelestarian lingkungan dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik,” kata Camat Arjasari.
Melalui berbagai kegiatan edukatif tersebut, ia berharap anak-anak memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup sejak dini. Selain itu, mereka juga dapat menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi dan memotivasi orang dewasa untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, diharapkan berbagai permasalahan lingkungan di Kecamatan Arjasari dapat ditangani secara maksimal demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” harapnya.**













